Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

A Reason

Gambar
A Reason Hello, lama tidak menulis karena kemalasaan saat PMS mulai muncul hehe  Sebuah alasan… Aku tidak tau bagaimana dunia bekerja dengan segala kerumitannya. Hidup ini seperti sebuah permainan kecerdasan dimana yang tidak bisa mengikuti pasti akan tertinggal. Saat ini bumi kita sedang sakit, virus Covid-19 adalah musuh yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Banyak orang berhati-hati dan banyak pula yang tenggelam dalam kebodohan. Pembahasan tentang virus ini tidak akan ada habisnya, menghadapi orang-orang bodoh juga sangat melelahkan. Aku dan keluarga membahasnya dengan satu frekuensi, kami sama-sama dimaki oleh orang-orang super bodoh. Ayah bangga dengan kami karena cukup rasional menghadapi dunia… Semoga orang tua kami dapat menyaksikan kami saat dewasa.  Dalam percakapan ini, ada satu cerita menarik dari uni.   Hey yoo aku pernah ada disituasi itu. Sampai nyaris depresi, kalau bukan karena uni mungkin aku sudah depresi dan menjadi ag...

Intro

Gambar
10 Tahun yang lalu, apa yang kamu bayangkan tentang dirimu di usia saat ini? Kamu tak akan membayangkan bagaimana keadaanmu sekarang karena kamu terlalu muda untuk melihat betapa kerasnya dunia Kemarin adalah hari dimana aku tau bahwa teman sekamarku adalah orang yang lebih kecewa daripada aku.  Ia berkata, “Dulu aku merasa keren karena sekolah di SMA 1. Setiap hari aku gila belajar untuk mengejar cita-citaku. Tetapi sekarang aku merasa malu dengan diriku karena teman-temanku kuliah dikampus ternama. Sedangkan aku hanya disini… Universitas Sebelas Maret”. Perasaan yang sama dengan pelampiasan yang berbeda, lalu ia berkata jika ia sudah pesimis sejak awal. Tiada cita-cita yang pantas dikejar sehingga tiada alasan untuk giat belajar seperti dulu. Aku tidak tau mengapa tiba-tiba ia berkata seperti itu. Iya guys, tiba-tiba ia duduk dikasur dan tanpa intro apapun langsung bilang gitu.  Aku terlalu overthinking atau bagaimana, tapi pikirku ia berkata demiki...

Lover

Gambar
3 hari yang lalu tepatnya tanggal 6 naret 2020, Tuhan sungguh baik sekali. Uni membelikanku gawai huhuhuuu sumpah ya aku nangis karena sangat terharu. Sudah sambat tentang gawai sejak 2 tahun yang lalu. Rasanya punya gawai bagus hanyalah mimpi… aku harus menahan diri karena aku sudah cukup membebani uni. Tapi ternyata uni sangat menyayangiku, dia mikirin lho gimana nasibku sama gawai yang bermasalah. Oke aku ngetik sambil nangis guys. Nanti kalau ku sudah kerja, tolong baca tulisan ini ya. “Aku janji ngga akan durhaka sama uni dan mulai sekarang berusaha menjadi orang baik”. Ini gawai merk Redmi Note 8, harga Rp.2.170.000 sumpil ya aku dimasa depan harus ingat bahwa kamu pernah susah >_<. Kalian lihat kan guys, screenshot dari gawai yang atas seharian dicas batrenya tetap 3%, waktu itu ngetiknya sambil nangis. Tiap hari gabisa dipake belajar/buka Undang-undang sedangkan untuk belajar pasti perlu dikit-dikit buka UU dan yang kiri SS gawai yang baru. Setelah transfer uang, uni m...

Belum siap menjadi dewasa

Hari ini iseng-iseng buka  facebook, kemudian menghubungi teman-teman masa kecil untuk merangkai potongan kehidupan di masa lalu. Namanya Arif, saudara dengan jarak usia lebih muda 2 tahun dariku. Tiba-tiba ia membahas mengenai pernikahan, ta’aruf, restu orang tua dan perasaan-perasaan wanita yang menurutnya membingungkan. Aku tidak tau bagaimana cara menanggapi pembicaraan ini dengan serius karena memang pada dasarnya aku sama sekali tidak memikirkan tentang pernikahan. Bagiku itu adalah tahap kehidupan dimasa depan dan goals hidup yang tidak ada dalam list jangka waktu 5 tahunan. Memangnya kalau sudah menikah kenapa? Mau ngapain?. Menurutku nikah ngga usah terburu-buru. Menikah itu  bukan perlombaan. Beberapa minggu yang lalu aku berpikir bahwa aku cukup tau tentang sex education. Tetapi asumsiku ternyata salah, sikap tidak mau tau dan anggapan sudah tau membuatku teramat bodoh tentang sex education. Sekarang usiaku sudah 20 tahun, aku mulai membuka mata bahwa dunia m...

Jauhkan dari duka

Hari ini adalah hari pertama presiden Jokowi mengumumkan bahwa ada 2 orang di Indonesia yang positif menderita COVID-19. Semoga Alah melindungi orang-orang tercinta dari bahaya. Terutama uni, semoga uni senantiasa sehat selalu. Sungguh diberkahi kehidupan anak pertama, pemegang estafet tanggungjawab yang tidak semestinya ia tanggung dalam usianya saat ini. Tidak mengherankan jika Tuhan memunculkan tanda-tanda kiamat, karena memang manusia banyak yang tidak bisa memanusiakan manusia lainnya. Rasa kemanusiaan dikalahkan oleh egoisme orang-orang yang memanfaatkan keadaan ini. Nggak habis pikir, besok berarti harus beli hand sanitizer buat jaga-jaga. Semoga ndak mahal, maklum anak kos sering miskin daripada hedonnya. Untuk diriku di masa depan, ingatlah bahwa kamu itu pernah semiskin ini. Dapatkan uang dengan cara yang halal dan jangan lupa sedekah. Jangan mati dulu ya… bodoh banget kamu dulu berpikir buat mati. ingat juga kata Joji,  "I dont wanna die so young, got so much t...