Aku sebagai rakyat yang melihat mayoritas pejabat
Pejabat
Kesana-sini memakai mobil,keamanan ketat,mengenakan baju mewah dan alas kaki tak tersentuh tanah.
Istri pejabat,tidak semua pejabat setia,dibelakang mereka masih ada yang tersembunyi.
Istri tua seperti ratu,pakaian mewah,fasilitas serba ada.
Tetapi rakyat jelata,rakyat yg kau beri perhatian saat kampanye.
Bagian dari sekenario pencitraan yang kau ciptakan telah memainkan peran yang kau inginkan,ingatkah kau dengan mereka?
Setelah kau mendapatkan yang kau mau,masihkah kau ingat dengan janji-janji mu?
Aku kecewa dengan seorang pejabat.
Mayoritas dari mereka adalah pembohong kelas atas.
Menebar janji busuk!!
Pikirkan saja rakyat yang berharap besar padamu,seberapa banyak dosamu membohongi mereka?
Demi setitik harta dan kekuasaan sementara.
Begitukah egomu,untuk meraih itu semua?
Hakikat seorang pemimpin adalah memimpin,memperbaiki nasib bangsa.
Bukan menggerogoti harta rakyat, mengotori nama baik negeri dengan berbagai kasus korupsi dan tindakan kriminal lainnya.
Semoga lahir pemimpin yang benar-benar memimpin untuk generasi indonesia selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar