Dia yang sepertinya layak dicintai
Hallo..
Sudah lama tidak menulis hehe
Sekarang aku sudah 21 Tahun, tahun kemarin adalah tahun yang benar-benar menjadi batu loncatan dalam proses pendewasaanku. Terima kasih untuk orang-orang baik yang hadir dalam setiap proses pendewasaanku.
btw lama sekali sudah tidak cerita tentang dia... sepertinya kisahku memang sudah berakhir tahun 2020 kemarin. Aku mengatakan ini kisahku karena memang seharusnya tidak ada kata kita.
Hari itu tanggal 7 november 2020, aku memberanikan diri mengatakannya. Rasa yang selalu berbenturan dengan akal sehatku, bertubi-tubi pertanyaan mengapa aku menyukainya tanpa alasan.
Setidaknya aku berharap ada kata-kata manis yang ia katakan sebelum aku benar-benar menghilang dari hidupnya.
Setiap hari berusaha meyakinkan diriku kalau aku baik-baik saja
Setiap melihat namanya, jantungku masih berdebar, rasaku masih tak karuan. Selalu ada flash back masa-masa dimana mencintai seseorang itu adalah bagian dari sebuah harapan, membuat bahagia pada hal-hal sederhana, membuat semua rasa ini semakin jelas, semakin mengenalmu rasaku semakin bertambah, bahkan ketika aku tau bahwa kamu tak merasakan rasaku. Ah sial sekali, aku sedih lagi.
Hari ini sahabatku mantanya mantan kekasihku (bingung ya wkwk). ya pokoknya dia, wanita yang baik dan pantas dicintai menurut versi lelaki. ya, dia bercerita tentang lelaki barunya. Betapa ia diperlakukan seperti putri dan lelakinya sangat mencintainya. Aku mendengar cerita kisah mereka dalam waktu 90 menit tanpa henti. Selama itu pun aku lebih banyak (17 januari, huhuu aku lupa tidak upload tulisan ini)
((updated)) hey aku merasa dia dengan sengaja melakukan itu. Dia aneh sekali, padahal kita tidak memiliki masalah dan aku bahagia dengan hidupku.
Kebetulan sekali, 1 Februari secara tidak sengaja aku bertemu dengan seseorang. Namanya Yusuf, kita berkenalan via aplikasi Omegle hahaha. Waktu itu aku bosan sekali, membutuhkan teman bicara untuk mengistirahatkan otak dari kalutnya skripsi dan penghargaan atas diriku yang sudah menyelesaikan proposal penelitian bersama dosen. Yusuf baik sekali, dia menggambarkan sosok laki-laki idaman yang taat agama. Oh iya hampir lupa, Yusuf adalah orang Tajikistan yang sedang berkuliah di Russia (Tomsk Polytechnic, jurusan Biology/Agraria entahlah aku kurang paham). Aku kagum dengan hidupnya yang keras, aku mengagumi pria tangguh :)
Siapapun jodohku nanti, semoga engkau pria tangguh, penyayang, dan baik hati. Aku sangat mudah jatuh hati dengan pria baik hahaha. Semoga Tuhan menjaga jodohku seperti aku menjaga diriku selama ini. Lama aku tidak bercermin dengan sisi baikku, hingga aku menyadari sepenuhnya bahwa sebetulnya aku adalah orang yang cukup baik. Terima kasih diriku, kamu mungkin sedang berproses untuk menjadi good looking, tetapi jiwamu sudah cukup baik sebagai manusia.
Komentar
Posting Komentar